Berkenalan dengan Open Source tanpa disadari

Tanpa disadari sudah lebih dari 13 tahun saya mengenal komputer, tepatnya ketika SMP diajarkan komputer oleh kakak saya. Dimulai dari komputer pertama kami sebuah CPU pentium 1 yang bersistem operasi windows 95. Semenjak itu setiap hari selalu berhubungan dengan komputer. Pada awalnya saya hanya tahu cara menggunakan untuk kepentingan mengetik makalah atau bermain game kecil. Maklum komputer lama, tanpa multi media.

Namun seiring perjalanan waktu komputer telah menjadi bagian penting dalam hidup saya, dimana saya belajar untuk memperbaiki kerusakan kecil, pembersihan virus sampai ke instalasi ulang sistem. Apalagi dengan semakin berkembangnya teknologi komputer dan sistem operasinya. Komputer menjadi bagian penting dalam hidup saya untuk mencari data dan informasi melalui internet, mendengarkan lagu dan menonton film atau sesekali mengkompres film untuk ditonton di PDA/ponsel.

Pada awalnya Program bawaan di windows sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan harian saya namun semakin lama saya merasa ada yang kurang, seperti browser yang saya pergunakan pada awalnya adalah Internet Explorer (IE), Kelemahan IE generasi awal adalah harus membuka window baru untuk setiap alamat yang ingin kita kunjungi, dimana akan membuat penuh tampilan dektop, Kebutuhan akan browser pengganti membuat saya mencari program di internet dan itu yang
membuat saya berkenalan dengan browser Mozzila Firefox yang pada awalnya saya sukai karena memiliki kelebihan mampu membuka beberapa halaman dalam satu window, kemudian saya menemukan berbagai kelebihan lainnya. Kegemaran memutar film dan musik pun pada awalnya dapat mempergunakan media player bawaan windows, namun untuk film-film DVD atau klip dari ponsel
kadang tidak bisa diputar langsung di media player bawaan windows, dengan program Media Player Classic atau VLC maka hampir semua jenis film dan lagu dapat diputar tanpa hambatan.

Beberapa program lain yang saya pergunakan dalam keseharian juga saya cari yang lebih simpel dan lebih handal, seperti untuk file yang terkompresi hasil download kadang tidak bisa dibuka oleh windows, dengan bantuan 7zip saya dapat membuka seluruh jenis kompresi yang umum digunakan. Kemudian untuk melindungi data-data pribadi saya yang penting saya cukup mempergunakan Truecrypt, program enkripsi yang cukup handal untuk melindungi data dari tangan jahil. Sedangkan untuk mengkonversi file video kedalam PDA/ponsel saya gunakan Media Coder yang mampu menangani file-file video kedalam format apapun.

Satu kesamaan dari semua program-program yang saya pergunakan adalah program tersebut gratis, selanjutnya kenyataan yang baru saya ketahui setelah bertahun-tahun mempergunakan seluruh program tersebut adalah ternyata seluruhnya merupakan program Open Source. Mungkin banyak diantara kita yang tidak menyadari dalam keseharian bersama komputer kita telah mempergunakan program gratis yang membajak, Sedangkan ternyata banyak program yang gratis beneran yang
lebih powerfull untuk menggantikan program-program tersebut. Jadi kalo ada yang halal ngapain kita musti Mbajak.. ya ga. hehehe.

i love open source program even though now i am only a user and can’t give any contribution at all, maybe next time I’ll give something to open source.

One thought on “Berkenalan dengan Open Source tanpa disadari

  1. Pingback: Aris » Blog Archive » Bisakah program-program yang ada di Ubuntu menggantikan program yang sehari-hari saya pakai di Windows?

Leave a Reply

Your email address will not be published.